Saturday, August 4, 2012

Agenda Ramadhan



Agenda Ramadhan
Bingung Ramadhan mau ngapain aja? Yuk, kita intipin ukhtna fillah kartun di bawah ini bernamakan Siti,  semoga bisa mendapatkan inspirasi =)
                                                                                                                                     

1)      Membuat Daftar Perencanaan Menjelang Ramadhan

Hal utama ini sangat penting, guna kita bisa mencapai target ibadah yang berbobot secara intensif. Buatlah daftar agenda apasaja yang akan kita lakukan pada sebulan penuh di hari Ramadhan. Contohnya Siti, ia membuat beberapa reminder dalam tulisan di beberapa kertas nota yang lalu ia tempelkan di sisi tembok ruang kamarnya—sehingga setiap ia bangun pagi, ia akan selalu membacanya dan kembali teringatkan dengan ibadah apasaja yang harus dipenuhi dalam kesehariannya. Persiapan selebihnya menjelang Ramadhan tentu tidak luput dengan doa. Berdoalah, agar kita semua bisa melewati bulan Ramadhan sebulan penuh dengan diberikan umur yang panjang dan kesehatan walafiat.

2)      Bersilaturahim

Hidupkan ukhuwah fillah. Menjelang Ramadhanlah waktu yang tepat untuk merajut kembali silaturahim jika selama ini di antara kalian ada yang hubungannya putus atau ada sedikit perselisihan. InsyaAllah, orang-orang yang beriman mengetahui bahwa memaafkan ukhwah fillahnya itu indah, dan Allah saja Maha Pemaaf. ;)

3)      Dirikan Shalat Sebanyak-banyaknya

Selain setiap hari melaksanakan shalat wajib 5 (lima) waktu, Qiyamul Lail atau biasa disebut dengan Shalat Malam/Tahajud itu juga perlu. Mendirikan Shalat-shalat sunnah lain pun tidak ketinggalan, seperti Shalat Dhuha, Shalat Rawatib, Shalat Wirid, Shalat Tasbih, Shalat Hajat dan shalat sunnah-sunnah lainnya yang telah diajarkan Rasulullah.

4)      Berdzikir Sepanjang Jalan Sepanjang Aktivitas

Berdzikir atau bisa disebut Dzikrullah, yang artinya dengan kita berdzikir kita bisa selalu mengingat Allah, Pencipta kita. Berdzikir itu sangat baik, dapat menjauhkan diri kita dari perkataan yang tidak berguna termasuk dapat melatih ucapan kita untuk masa depan kita jikala ajal menjemput. Beratnya aktivitas tidak menjadi alasan untuk tidak berdzikir. Saat kita memasak, membersihkan rumah, sedang mengendarai kendaraan, berjalan kaki, pergi ke pasar, dst.—tangan dan kaki kita boleh sibuk, tapi mulut/hati kita sungguh merugi jika dianggurkan untuk memuji Allah dan Rasulullah.

5)      Gali Ilmu Agama

Bisa dengan membaca buku-buku Islami khususon buku fiqih berpuasa—supaya puasa kita tidak keliru. Menggali ilmu juga bisa dengan cara masa kini yaitu dengan mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Quran hanya dengan memakai headset yang sudah dihubungkan dengan media player atau hanya dengan menyaksikan ceramah di televisi-televisi yang ada. Menghadiri majelis-majelis, halaqoh atau liqo juga merupakan sarana menggali ilmu agama/ilmu tauhid yang benar.

6)      Lawan Hawa Nafsu

Ingat, dengan hanya menatap berlebihan dengan yang tidak mahram juga termasuk dalam kategorial mengikuti nafsu. Maka merunduk tatapanlah (lower gaze) saat berhadapan dengan para yang bukan mahram kita. Hati-hati, karena mata juga bisa berzina. Kedua, melawan hawa nafsu juga bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi kita juga harus menjaga pandangan. Kali ini bukan mencakup pandangan antar makhluk hidup secara nyata, tapi dalam memandang sebuah tontonan televisi. Bijaklah memilih program—kartun bisa menjadi alternatif hiburan. Contoh melawan hawa nafsu yang terakhir yaitu dengan menjauhi aktivitas yang tidak penting berjam-jam dan kembalilah beribadah. Karena ingatlah ibadah di bulan Ramadhan sungguh besar ganjarannya, dilipatgandakan pahalanya.

7)      Puasa Tetap Semangat

Meskipun dalam keadaan berpuasa, janganlah kita bermalas-malasan. Mulailah dengan mencuci piring-piring makanan sahur, menyikat gigi/bersiwak sehingga sisa-sisa santapan sahur terbasmi, mandi sekaligus keramas (karena kalau sudah siangan dikit jatuhnya makruh), wudhu, shalat subuh, berdzikir, mengaji, olahraga kecil, menyapu rumah sekaligus halaman, mengepel, menata ruang, menyiram tanaman, memberi makanan binatang-binatang peliharaan jika ada, mencuci baju, menjemur baju, menyetrika baju, membaca buku ilmu agama, shalat zhuhur, lanjut mengaji/tilawah/tadarrusan, beri makanan binatang peliharaan lagi, jam-jam disini boleh melakukan segala hobi; seperti bermain komputer, menulis, menggambar, atau mungkin kalau kita sudah bekerja; maka tetap semangat kerjanya, dan kalau mau beristirahat untuk tidur siang, silakan, jam 1 hingga jam 3 siang baik untuk tidur, asal jangan berlebihan—makruh, selanjutnya jangan lupa shalat asar berikut memasak untuk santapan berbuka puasa, diikuti dengan shalat maghrib dan tadarusan, mencuci piring, memberi makan binatang peliharaan jika ada, mandi, shalat isyaa, shalat tarawih, tidurlah sejenak lalu bangun disepertiga malam (9pm/12am/3am) untuk shalat malam, diikuti dengan tadarusan, menggali ilmu agama—di televisi banyak program-program para ustadz/udstadzah berceramah—ikutilah; sambil memakan sahur jika perlu, lalu kembali lagi dengan urutan pertama diatas dengan mencuci piring dan bla bla bla bla. Pokoknya apapun aktivitasnya, meski berpuasa, tetap rajin ya dan selektif! Oia, jangan hanya mementingkan keperluan pribadi, tapi pentingkanlah juga keluargamu dan orang-orang yang ada di sekitarmu :D Karena “Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk oranglain.” (HR. Thabrani dan Daruquthni).

8)      Shadaqah/Amal/Infaq

Sisihkan sebagian rezeki kita. Ingatlah bahwa kita harus mencuci harta kita setiap waktu, karena sebagian rezeki kita adalah rezeki oranglain. Khusus di bulan Ramadhan, jangan segan-segan untuk bersedekah ke setiap orang yang membutuhkan pada setiap mata kita memandang. Karena sungguh Allah berjanji ganjarannya 10 kali lipat, bahkan mencapai 700 kali lipat pahala. Rasulullah berkata: "Shadaqah yang paling utama adalah shadaqah pada bulan Ramadhan." (HR. Tirmidzi dari Anas). Dan bentuk amal yang sering dilaksanakan pada bulan Ramadhan yaitu Bakti Sosial, maka bergabung dirilah dengan aktivis yang melaksanakan aktifitas mulia tersebut ;) Dan Allah berfirman: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS.Al-Baqarah:261)

9)      Bersungguh-Sungguh dalam Membaca Al-Quran

Tadarus atau bertilawah. Bukan hanya sekedar membacanya, namun tadaburi; pahami, renungi, dan tauladani ajaranNya—dengan menjalankan segala yang hak dan menjauhkan diri dari segala yang batil. Minimal khatamkan Al-Quran satu kali di bulan Ramadhan. Cara menyicilnya yaitu seperti ini; baca satu hari minimal satu juz. Dan satu juz itu kurang lebih terdiri dari 20 halaman. Bila 20 halaman tersebut kita bagi lima, maka seusai shalat fardhu kita cukup membaca 4 halaman. Tidak membebankan, bukan? ;)

10)  Memakai Baju yang Sopan


Ini dikhususkan untuk para muslimah yang nyatanya belum menutup auratnya secara total. Bukan hanya yang belum mengenakan jilbab, tapi yang sudah mengenakan jilbab namun masih memakai jilbab pendek dan pakaian yang masih memperlihatkan lekukan tubuhnya pun juga termasuk. Karena ketahuilah, kita harus mawas diri dalam berbusana, agar orang-orang yang tidak sengaja melihat penampilan kita yang kurang sopan, dapat terhindar dari dosa/zina mata. Hal ini termasuk dalam cara menghormati orang yang berpuasa. Ada pun sanad dan dalil dari ijma' tersebut ialah ayat Al-Qur'an: "Katakanlah kepada wanita yang beriman, 'Hendaklah mereka menahan pandangannya, memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, ..." (Q.s. An-Nuur: 31).

11)  Ta’jil

Selain membuat makanan pembuka dengan yang manis untuk diri kita dan keluarga, cobalah untuk membuat ta’jil lebih untuk diberikan secara cuma-cuma untuk para ukhuwah fillah yang berpuasa di luar sana. Karena sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Siapa yang memberi berbuka orang puasa, baginya pahala seperti pahala orang berpuasa tadi tanpa dikurangi dari pahalanya sedikitpun." (HR. Ahmad, Nasai, dan dishahihkan al-Albani). Dan dalam hadits Salman Radhiyallahu 'Anhu, "Siapa yang memberi makan orang puasa di dalam bulan Ramadhan, maka diampuni dosanya, dibebaskan dari neraka, dan baginya pahala seperti pahala orang berpuasa tadi tanpa dikurangi sedikitpun dari pahalanya."

12)  Tarawih


Sesungguhnya shalat sunnah yang dilaksanakan di bulan Ramadhan pahalanya digantikan menjadi seperti shalat fardhu di luar Ramadhan. Makanya ukhwatiku, siapkan stamina tubuh, agar kita bisa selalu melaksanakan shalat tarawih di setiap ba’da isyaa kita.

13)  I'tikaf 

I'tikaf merupakan kumpulan ibadah dengan bermacam ketaatan; berupa tilawah, shalat, dzikir, doa dan lainnya. Dianjrukan i'tikaf di sepuluh hari terakhir Ramadhan agar dapat memeroleh Lailatul Qadar. I'tikaf merupakan kegiatan menyendiri yang disyariatkan, karena seorang mu'takif (orang yang beri'tikaf) mengurung dirinya untuk taat kepada Allah dan mengingat-Nya, memutus diri dari segala kesibukan yang bisa mengganggu darinya, ia mengurung hati dan jiwanya untuk Allah dan melaksanakan apa saja yang bisa mendekatkan kepada-Nya. Maka bagi orang beri'tikaf, tidak ada yang dia inginkan kecuali Allah dan mendapat ridha-Nya.

14)  Berjualan

Barangsiapa yang berjualan di Ramadhan pasti berkah, pasti ada saja pembelinya, apalagi berjualan makanan dan minuman untuk berbuka puasa atau sahur. Dan dengan cara inilah jika kawan-kawan masih dalam kategori pelajar namun kalian memiliki tekad untuk memulai membagi-bagikan ampau untuk saudara-saudari kecil kalian di Hari Raya Lebaran nanti, kalian bisa mencoba satu ini. Contohnya Siti, ia menjual hasil racikan-racikan masakannya di sore hari menjelang buka. Dan sebagian hasil jualannya ia tabung untuk niat tulusnya nanti di hari puncak serta untuk tabungan cita-citanya membuka sebuah lapangan perkerjaan berdedikasikan makanan. SubhanAllah bukan?


Nah, cukup sekianlah penulis & pelukis memberikan inspirasi, hehee. Semoga tergugah. Selamat Ramadhan, gunakan sebaik-baiknya =)
Wassalam.








NB: 2 gambar paling atas bersumberkan dari blog kak Dhiba)>> http://komikmuslimah.blogspot.com
Dan bagi yang mau ikutan keyabeginian silakan di)>>
http://komikmuslimah.blogspot.com/p/bagi-bagi-award.html

2 comments:

  1. Subhanallah, bagus :)
    Ukhti, silakan baca email balasan dari saya ya :)

    ReplyDelete
  2. Wah, shukran katiira kak Dhiba :D
    Baru saya bales tuh email kakak, maaf ya baru sempat baca :3

    ReplyDelete